hukum

Beredar Kasus Pencopetan yang Dialami Penumpang TransJakarta, Korban: Langsung Panik, HP Sudah Mati

Jumat, 17 April 2026 | 08:46 WIB
Ilustrasi pencopetan di bus Transjakarta (Pixabay.com/Ganossi)

LINTASIDE.COM - Beredar video di media sosial yang berisi penuturan seorang korban yang diduga mengalami pencopetan di bus Transjakarta (TJ) arah Balai Kota DKI Jakarta.

Dalam unggahan Instagram @jakarta.terkini, pada Kamis, 16 April 2026, terlihat seorang pria yang menceritakan kronologi insiden pencopetan tersebut.

"Kecopetan HP di TransJakarta 6A, Naik 6A dari Halte Underpass Kuningan ke arah Balai Kota," demikian tertulis dalam postingan tersebut.

Pria itu mengaku ponselnya hilang usai didekati oleh orang tak dikenal (OTK) saat berada di dalam bus.

Lantas, bagaimana awal mula insiden pencopetan di dalam bus TransJakarta ini terjadi hingga akhirnya viral di media sosial? Berikut ini ulasannya.

Baru Sadar di Jembatan Ciliwung

Dalam postingan tersebut, dilaporkan seorang penumpang TransJakarta menjadi korban pencopetan saat berada di dalam bus koridor 6A arah Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Diketahui, korban sempat menaiki bus dari halte underpass Kuningan tanpa menyadari ada hal mencurigakan.

Pria tersebut mengaku baru sadar ponselnya hilang saat hendak memasuki jembatan penyeberangan Kali Ciliwung.

"Sadar pas mau naik jembatan itu, langsung panik dan cek Find My iPhone," ungkap korban.

Ponsel Terdeteksi di Tangan OTK

Dari hasil pelacakan, korban menuturkan ponselnya sempat terdeteksi dibawa oleh OTK yang berada di Halte Rasuna Said.

Tak lama kemudian, lokasi ponsel itu bergerak ke arah selatan menuju kawasan Mampang.

Pergerakan terus berlanjut hingga terpantau berpindah jalur di sekitar perempatan Kuningan, lalu bergerak ke arah barat dan sempat mengarah ke kawasan GBK.

Halaman:

Tags

Terkini