hukum

Diduga Korban Penganiayaan Berat, Seorang Wanita Paruh Baya Terkapar Tidak Sadarkan Diri Diselokan Mangkubumi

Kamis, 9 April 2026 | 14:45 WIB
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Herman Saputra, memastikan ungkap kasus temu wanita berlumuran darah diselokan Mangkubumi.

LINTASIDE.COM, Tasikmalaya - Seorang wanita paruh baya ditemukan dalam kondisi mengenaskan terkapar di dalam selokan dengan tubuh penuh luka dan berlumuran darah. Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kejadian tersebut, dugaan sementara wanita dalam selokan adalah korban penganiayaan berat.

Kasus penemuan wanita dalam selokan berinisial HN (45), warga Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, membuat geger warga Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Karena kondisi korban bersimbah darah dan tidak sadarkan diri di sebuah selokan pada Rabu (11/3/2026) siang sekira pukul 13.00 WIB.

Saat ditemukan, korban diduga kuat menjadi korban penganiayaan berat oleh orang tak dikenal.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan pihak kepolisian Polres Tasikmalaya Kota, yang bergerak cepat menuju lokasi.

Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Joni Jonansa, yang datang ke tkp membenarkan adanya laporan tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian wajah dan tangan.

“Saat ditemukan korban dalam keadaan pingsan dan berlumuran darah. Terdapat luka lebam di wajah yang diduga akibat pukulan benda tumpul, serta luka robek di tangan kiri yang diduga akibat senjata tajam,” ungkapnya.

Korban kemudian dibawa kefasilitas kesehatan terdekat, dan nyawanya berhasil diselamatkan.

Kasus ini pun telah dilimpahkan ke jajaran Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, untuk melakukan penyelidikan dan memastikan penyebab korban mengalami luka-luka.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mengungkap kasus tersebut.

“Sejak kejadian hingga saat ini, kami dari Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berupaya maksimal untuk mengungkap perkara ini,” ujar AKP Herman kepada media, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah langkah telah dilakukan oleh penyidik, di antaranya menyisir rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, hingga melakukan pemetaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Kami akan ungkap penyebab kejadian ini, dan sejumlah saksi serta cctv pun telah diamankan," lanjut AKP Herman.

Selain itu, polisi juga melakukan pemeriksaan secara laboratoris terhadap sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini