LINTASIDE.COM, Tasikmalaya - Musyawarah Cabang Hiswana Migas Priangan Timur akhirnya menetapkan Faujiana Fatah atau Oji sebagai penerus estafet kepemimpinan lembaga pengatur distribusi gas dan SPBU tersebut.
DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Priangan Timur menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX di Ballroom Hotel Aston Inn, Jl. RE. Martadinata, Kota Tasikmalaya, Kamis (16/04/2026).
Muscab digelar seiring berakhirnya masa jabatan kepengurusan sebelumnya, dimana H Sigit sebagai ketua telah dua periode memimpin.
Agenda ini diikuti seluruh anggota Hiswana se-Priangan Timur yang menaungi pengusaha SPBU dan agen LPG di wilayah Priangan Timur.
Dalam Muscab IX tersebut, Faujiana Fatah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Hiswana Migas Priangan Timur periode 2026–2030.
Terpilihnya Faujiana menandai babak baru kepemimpinan organisasi yang berperan strategis dalam rantai distribusi energi di kawasan timur Jawa Barat.
Usai terpilih, Faujiana menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan anggota. Ia menyadari tantangan ekonomi saat ini tidak mudah.
“Tantangan ekonomi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Untuk itu saya berharap ke depan anggota Hiswana semakin kompak dan solid lagi,” ujarnya.
Faujiana menegaskan komitmennya menjalankan wewenang sesuai arahan Pertamina. Fokus utamanya: memastikan kebutuhan bahan bakar minyak dan gas bumi tetap tersalurkan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Pada dasarnya, kami meneruskan kebijakan dari pihak Pertamina, dan memastikan distribusi, administrasi sesuai dengan instruksi Pertamina dan aturan pemerintah,” kata Faujiana.
Ia menambahkan, para pemilik SPBU maupun agen LPG sudah memiliki guideline dari Pertamina dalam menjalankan usaha. Hiswana akan mengawal agar standar operasional, ketepatan penyaluran, dan kepatuhan regulasi tetap terjaga di seluruh wilayah Priangan Timur.
Dengan kepemimpinan baru, Hiswana Migas Priangan Timur diharapkan makin solid menjaga ketersediaan energi, mengantisipasi kelangkaan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan Pertamina dalam pelayanan ke masyarakat selama empat tahun ke depan.**Didi**