peristiwa

Lalin di Jalur Viral Pelabuhan Ketapang Akhirnya Terurai, Komunitas Driver hingga BUMDes Apresiasi Kinerja Polisi

Rabu, 8 April 2026 | 15:49 WIB
Insiden kemacetan panjang yang sempat terjadi di jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur yang kini berhasil terurai.

LINTASIDE.COM - Insiden kemacetan panjang yang terjadi di jalur utama menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, kini dilaporkan berhasil terurai.

Sebelumnya diketahui, kemacetan di Pelabuhan Ketapang terjadi selama sepekan, terhitung sejak 28 Maret 2026.

Kemacetan akhirnya terurai di jalan nasional Situbondo-Banyuwangi sejak Sabtu, 4 April 2026 dan tetap lancar hingga Senin, 6 April 2026.

Berdasarkan laporan di lapangan, hal tersebut tidak terlepas dari kinerja petugas kepolisian resor kota (Polresta) Banyuwangi dalam mengurai kepadatan kendaraan.

Khususnya di jalur vital menuju Pelabuhan Ketapang, kinerja polisi setempat dinilai memberikan dampak signifikan bagi kelancaran mobilitas masyarakat.

Pengakuan Komunitas Driver

Secara terpisah, Matrawi selaku perwakilan dari Satu Keluarga Besar Driver Indonesia (SKBDI), mengutarakan apresiasi terhadap jajaran kepolisian di Banyuwangi.

Matrawi menilai, pengondisian arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Banyuwangi telah berjalan dengan baik, terutama pada jalur padat kendaraan.

"Semoga amal kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT, dan tetap semangat untuk seluruh jajaran Polresta Banyuwangi," kata Matrawi.

Dukungan juga disampaikan oleh Widodo Santoso selaku anggota dari Perkumpulan Pengemudi Banyuwangi Selatan (ARPES Bersatu).

Widodo menyampaikan apresiasi atas kerja maksimal kepolisian di Banyuwangi dalam mengurai kemacetan arus balik Lebaran.

"Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polresta Banyuwangi dan Kakorlantas yang telah bekerja semaksimal mungkin dalam mengurai kemacetan arus balik Lebaran," tutur Widodo.

BUMDes Akui Kinerja Polisi

Apresiasi serupa juga datang dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Ketapang Unit RTK Pelabuhan Tanjungwangi.

Halaman:

Terkini