nasional

WFH Sehari Seminggu Di Hari Jumat, Bisa Jadi Long Weekend Dan Penghematan Energi Tidak Tercapai

Rabu, 1 April 2026 | 11:03 WIB
Menko Perekonomian umumkan WFH sekali dalam seminggu pada hari Jumat

LINTASIDE.COM, Korea Selatan - Pemerintah Indonesia melalui Menko Ekonomi Airlangga Hartato menetapkan hari Jumat sebagai hari WFH untuk sebagian pegawai pemerintahan, demi menghemat energi akibat perang Timur Tengah.

Hal ini disampaikan bersama dengan anggota kabinet lainya, saat kunjungan Presiden ke Korea Selatan. Pernyataan yang disampaikan Menko Ekonomi ini juga didampingi para menteri yang ikut dalam kunjungan Presiden, serta para menteri yang ada di tanah air melalui sambungan langsung.

"Mulai 1 April akan diterapkan kebijakan WFH ASN adalah untuk pegawai pemerintahan, satu hari dalam seminggu yaitu hari Jumat," tegas Airlangga Hartato.

Namun tidak seluru7h pegawai pemerintahan terlibat dalam kebijakan WFH, ada sejumlah instansi yang dikecualikan. Instansi ini adalah yang harus berhubungan langsung dengan masyarakat, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak ditinggalkan.

Seperti pelayanan kesehatan, instandi kepolisian dan TNI, pendidikan, kebersihan dan bebrapa lainya.

Dengan adanya kebijakan WFH oleh pemerintah, diharapkan akan mengurangi penggunaan energi disaat gejolak Timur Tengah yang membawa kenaikan harga energi.

Kebijakan pemerintah ini harus disambut dengan kedeisiplinan pegawai emskipun bekerja dari rumah, dan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan pada masyarakat.

Namun apakah kebijakan WFH di hari Jumat justru tidak membuat banyak energi yang terbuang, karena masih banyak warga masyarakat yang memanfaatkan hari libur untuk bepergian.

Mungkin kebijakan ini baik jika semua melaksanakanya dengan baik dan benar-benar bekerja dari rumah, namun bagaimana kalau yang nakal dengan emmanfaatkan WFH untuk bepergian. 

Apalagi dihari Jumat, yang aretinya Sabu dan Minggu adalah ahri libur sehingga waktu libur lebih banyak.

"Dengan alasan WFH maka pekerjaan bisa dikerjakan dimana saja, termasuk dilokasi wisata. Bisa jadi mereka memanfaatkanya untuk libur panjang, sehingga yang tadinya bertujuan hemat energi justru makin boros," ujar Budi, warga yang menanggapi kebijakan pemerintah.

"Kenapa bukan hari Selasa atau hari Rabu, buknya akan lebih efektif," ungkap Budi lebih lanjut.

Meskipun pemerintah menerapkan WFH bertujuan menghemat energi, namun persediaan BBM dalam kondisi aman. Pemerintah menjamin tidak akan kekurangan BBM sehingga masyarakat tidak perlu panik.**Didi**

 

Tags

Terkini