Modus Minta Tolong Jemput Pasien Kejang, Ambulans Diduga Diorder Fiktif oleh DC karena Persoalan Utang

photo author
Didi Setiabudi, Lintas Ide
- Rabu, 15 April 2026 | 17:49 WIB
Viral ambulans di Jakpus dapat orderan fiktif diduga dari debt collector. (Instagram/jakartapusat.info)
Viral ambulans di Jakpus dapat orderan fiktif diduga dari debt collector. (Instagram/jakartapusat.info)

LINTASIDE.COM - Viral di media sosial kru ambulans yang diduga jadi korban prank yang dilakukan oleh debt collector (DC).

Modusnya, debt collector membuat orderan fiktif kepada kru ambulans untuk menagih utang pada orang lain.

Video yang viral itu juga memperlihatkan petugas ambulans yang geram karena merasa telah ditipu.

Kru Ambulans Sudah Menempuh Perjalanan Jauh

Dalam video tersebut, kru ambulans diketahui telah berada di sebuah kantor yang ada di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat melakukan panggilan telepon dengan pihak yang diduga debt collector.

“Datang ke sini jauh-jauh ternyata nggak ada korban, jangan melecehkan medis, Pak,” ucap kru ambulans dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jakartapusat.info pada Rabu, 15 April 2026.

“Bapak berarti udah ngerjain tenaga medis, udah melecehkan tenaga medis,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada Selasa, 14 April 2026, tim ambulans mendapatkan pesan untuk membawa seorang warga yang mengalami kejang.

Namun, saat lokasinya disambangi, orang yang dimaksud justru sedang tidak masuk kantor dan pengorder memberi pesan agar segera membayar utangnya.

Sempat Janji Bakal Ganti Rugi ke Tim Ambulans

Salah satu percakapan dalam video itu, terdengar janji dari pengorder untuk membayar ganti rugi perjalanan tim ambulans.

“Bapak udah order ambulans ke kantor sini, pakai bensin, pakai tenaga, waktu. Ya silakan TF (transfer), saya tunggu,” ucap tim ambulans.

Ucapan tersebut justru disambut gelak tawa dari pihak diduga debt collector.

“Nanti saya TF (transfer), saya TF. Ada DANA? Ah nggak ada hehehe,” jawabnya sambil tertawa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didi Setiabudi

Rekomendasi

Terkini

X